Berawal dari sekedar chit-chat yang setengah serius, gue, my beloved one dan teman-teman, merencanakan sebuah perjalanan ke Arizona-nya Indonesia, yupz…Green Canyon, dan akhirnya kami setuju untuk berangkat dua minggu kemudian.

Ini memang sebuah tempat yang sudah lama banget pengen gue tuju, lalu gue googling segala macam artikel tentang perjalanan menuju ke sana, dari mulai rute (bagiannya mas Taufik), biaya, penginapan, tempat wisata sekitarnya, dan makanan. Kemudian gue list dan akhirnya confirmed ok, ditambah tiga orang lagi peserta yang juga kepengen ikut, so…berangkatlah kami menuju Pangandaran dan Green Canyon.

Berangkat Jum’at malam kemarin dengan menggunakan mobil sewaan (maklum belum ada yang punya mobil) biar lebih efektif dan praktis juga dibanding naik angkot, heheeee, kami berlima ke Karawang dulu untuk menjemput dua orang teman kami yang lain. Berangkat jam sembilan malam dari Jakarta dan sampai di Karawang jam setengah sebelas malam.

Dari Karawang langsung berangkat menuju Pangandaran dengan melewati rute-rute sebagai berikut : (hasil searching dan pengalaman mas Taufik)

JAKARTA > Tol Jakarta – Cikampek > Tol Purbaleunyi > Rancaekek > Parakan Muncang > Cicalengka > Nagreg > Limbangan > Malangbong > Ciawi > Rajapolah > Tasikmalaya Kota > Cikoneng > Ciamis > Banjar > Banjarsari > Padaherang > Kalipucang > PANGANDARAN

Sesekali istirahat untuk sekedar meluruskan badan dan para pria-pria yang merokok akhirnya kami sampai di Pangandaran hari sabtu pukul setengah delapan pagi, itu pun pakai nyasar dulu, heheee…..kalo nggak nyasar mungkin bisa lebih awal sampenya.

Memang sengaja kami ke Pangandaran dulu karena untuk menuju Green Canyon pasti melewati ke Pangandaran, kan sayang kalau tidak menikmati laut, lagipula penginapan yang sudah kami booking ada di area Pangandaran, dan menurut kebanyakan artikel yang gue baca semuanya menyarankan untuk menginap lebih baik di Pangandaran karena pilihan dan tempat penginapan nya lebih banyak dibandingkan di sekitar Green Canyon.

Untuk masuk ke area pantai Pangandaran saat itu kami dikenakan harga tiket sebesar Rp 35.000,- per mobil, karena petugasnya nggak ngitungin juga di dalam mobil kami ada berapa orang. Dan sepertinya tiket tersebut hanya untuk sekali masuk, kalau-kalau ditanyain lagi karena bolak-balik keluar masuk, simpan dan tunjukkan saja tiketnya yang sudah pernah dibayar.

Untuk penginapan di Pangandaran, harga kisaran untuk satu rumah sekitar Rp 400.000-an, dan waktu gue ke sana kemarin Alhamdulillah kami dapat harga Rp 350.000,- per malam untuk satu rumah dengan dua kamar tidur, non-ac, tv dan ada kamar mandi di dalamnya, buat kami itu sudah sangat cukup dan puas untuk sekedar tempat istirahat dan tidur. Sedangkan untuk harga per kamar dari yang gue browsing di internet itu ada yang mulai dari Rp 100.000,-/kamar untuk dua orang.

Sebelum berangkat ke Green Canyon kami bermain-main sebentar di pantai untuk foto-foto, lalu menuju penginapan untuk menaruh barang-barang bawaan kemudian sekitar jam setengah sepuluh kami langsung berangkat menuju Green Canyon, jaraknya sekitar 20an km dari Pangandaran (lupa tepatnya berapa), dan jalanan yang dilalui itu rusak.

Mampir sebentar untuk makan siang di warung nasi yang kami lewati, mengisi perut dan tenaga untuk beraktifitas selama di sana. Sekitar kurang lebih jam sebelas kami sampai di Green Canyon.

Disarankan lebih baik ke sana saat musim kemarau, karena kalau musim hujan airnya tidak hijau melainkan coklat, dan kami kurang beruntung saat itu, sampai di sana ternyata airnya berwarna coklat seperti sungai-sungai kebanyakan, katanya sih semalamnya itu habis hujan deras. Tapi itu tidak menyurutkan niat kami untuk mengarunginya, heheee…..

Di sana ada dua pilihan cara untuk menuju tebing-tebing dan bebatuan Green Canyon, menyewa perahu seharga Rp 125.000,- per perahu yang bisa diisi untuk 5 orang atau mau body rafting dengan paket lengkap seharga Rp 200.000,- per orang.

Kami memilih naik perahu saat itu, dengan menyewa dua perahu karena kamiย  bertujuh, dan mulailah mengarungi sungai itu, aye aye captain, beerrangkaatttt……

Karena kalau naik perahu ada batasan tempat dan tidak bisa sampai masuk ke tebing dan bebatuan Green Canyon, hanya sampai batu pertama, lalu kami ditawari untuk body rafting oleh si guide kami di perahu itu, dia menawarkan body rafting seharga Rp 150.000,- per perahu dan karena kami menggunakan dua perahu jadi kami harus bayar Rp 300.000,- untuk dua perahu sebanyak tujuh orang.

Dengan hanya menggunakan pelampung dimulailah petualangan kami mengarungi Green Canyon dengan berenang, hahaaa…..seru dan lucu deh pokonya. Nanti di tengah-tengah perjalanan ada batu yang tingginya mungkin sekitar 10 meter kali ya, tempat untuk siapa saja yang tertantang untuk menguji adrenalin nya untuk lompat.

Setelah puas berenang, ketawa, kelelep, manjat-manjat dan berfoto ria, kami kembali ke daratan. Basah-basahan langsung masuk mobil untuk kembali ke penginapan di Pangandaran. Sebenarnya sih ada banyak wc umum dan pemandian untuk bersih-bersih dan ganti baju, cuma karena penuh dan agak kurang nyaman juga jadi kami memutuskan untuk bersih-bersihnya di penginapan saja.

Sorenya langsung hunting sunset karena letaknya pas banget arah barat tempat sang matahari menenggelamkan dirinya.

Malamnya kami menikmati riuh dan ramainya Pangandaran. Makan, belanja-belanja dan menikmati indahnya pantai Pangandaran di malam hari.

Keesokkan harinya, minggu pagi, kami langsung menuju pantai, niatnya sih cuma pengen liat-lit dan sekedar jalan-jalan aja menyusuri pantai, eh ujung-ujungnya sih bertualang dan exploring lagi gara-gara ada yang menawarkan kami menyebrangi lautan.

Sewa kapal seharga Rp 250.000,- kami bertujuh yang berada dalam satu perahu diantar untuk menuju lautan yang lebih jauh lagi, menerjang ombak dan melalui angin laut, sampe mual-mual saya saking enegnya.

Kami dibawa menuju batu kodok (batu yang berbentuk mirip kodok) yang berada di tengah laut, melihat juga sarang burung walet dan tebing-tebing tinggi, lalu berakhir di pantai pasir putih yang di dalamnya ada cagar alam. Hmmm…..ternyata di sana banyak monyet, haahhh…gue udah pernah punya pengalaman buruk sama monyet-monyet kecil yang iseng seperti itu waktu di Batu cave, KL, jadi trauma dan ngeri.

Di dalam cagar alam ada gua jepang, dan masih masuk lagi ternyata ada pasir pantai juga yang sedikit diairi oleh air laut, indah deh pemandangannya.

Setelah puas di cagar alam dan pantai pasir putih, kami kembali ke pantai Pangandaran, karena hari sudah mulai agak siang dan waktunya pulang. Sebelumnya cari sarapan dulu di sekitar pantai, barulah kami kembali ke penginapan.

Mandi, bersih-bersih, rapi-rapi, siap-siap dan pulaaaanggggg…..

Waktu menunjukkan sekitar pukul sepuluh saat kami meninggalkan Pangandaran, mampir-mampir untuk makan siang dan beli oleh-oleh, sampai di Karawang jam delapan malam, dan sampai di Jakarta jam sepuluh malam (pake nyasar lagi) heheheeee…..

Alhamdulillah selamat sampai kembali ke rumah masing-masing.

And this was my second vacation this year, yeaaayyyyy…..๐Ÿ™‚

Masih ada banyak lagi cerita di balik perjalanan kami ini, tunggu aja ya di postingan berikutnya.

About ririey2008

I'm just who i am

4 responses »

  1. edoo says:

    bang kalo boleh tau nama penginapannya apaan sama alamatnya dimana rencana mau kesana juga

    • ririey2008 says:

      Penginapannya tepat di depan pantai Pangandaran, tapi namanya apa saya lupa, di sana banyak banget penginapan kok dengan kisaran harga yang nggak terlalu beda jauh, tergantung kita nawarnya aja, heheee…. semoga bermanfaat ya.

  2. Green Canyon emang paling kereen,,,Tapi Long track Body Rafting yang paling seru…!!!

  3. anita says:

    Nanya donk…kalo kita lewat garutblbh jauh ya……tq

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s