Yupz, seperti layaknya bom waktu, emosi gue meledak juga pagi ini. Kenapa? Karena insiden di jalanan, hmmm…jalanan emang kadang suka bikin emosi jiwa, banyak yang nggak sabaran (mungkin karena pagi hari pada mengejar waktu jam kerja) selap-selip sana sini, klakson-klakson beruntun, motong jalan orang seenaknya, kesel rasanya dan bikin jantung mau copot saking deg-degan akibat manuver-manuver berbahaya.

Gue sebagai cewek yang kadang suka jadi pihak tertindas, hanya bisa sekedar ngomong “yeeee…gimana sih” atau “sabar pak bu mba mas” kadang juga “huuuuu….” tapi dengan kondisi mulut gue yang memakai masker alhasil suara yang keluar tidak maksimal dan orang-orang tersebut dengan santai nya pergi begitu saja, mau marah-marah juga nggak sempet keburu orangnya kabur dan akhirnya, gue cuma bisa nyesek sendiri.

So, pagi ini, di antara kemacetan di sebuah tikungan ke kiri, emosi gue meluap gara-gara seorang pria menggeber-geber motor ke arah gue karena gue halangin jalannya. Ya gimana dia mau lewat secara space di samping kanan kiri gue nggak akan bisa muat dia lewatin, di depan gue juga ada mobil yang masih diam di tempat makanya gue nggak jalan ya orang nggak bisa maju.

Nggak cuma sekali tapi setelah bisa lewat dengan posisi masih di belakang gue eh dia ngegeber motornya lagi, apa maksudnya coba, bikin gue emosi aja nih orang, aaarrrgghhh….. Pake pikir-pikir dulu sebenernya (tapi pikiran pendek) langsung aja gue julurin kaki kanan gue keluar, pastinya tuh orang ngeliat, terus gue jalan aja ninggalin dia. Sengaja jalan pelan pengen tau dia mau ngapain pas samping-sampingan sama gue, eh ternyata dia cuma lewat doang jalan pelan di samping gue dan terus jalan, hahaa…mungkin dia pikir ngapain juga kali ya ngeladenin cewek, qiqiqiiii….sempet takut juga sih ntar dia emosi juga lagi.

Selesainya gue langsung istighfar, kenapa nggak bisa sabar dan nahan emosi, ya Allah…mohon ampun. Masa jadi cewek koq nggak sopan banget ya gue. That was the first time and the stupidest ever I did in the road, not anymore I promise, insya Allah. Merugikan dan menjatuhkan figure gue sendiri juga, I’m a good girl and I don’t ever do that again. To be honest, gue malu banget sama diri sendiri dan semuanya, i’m supposed to be act good.

Maaf ya buat pengendara motor tersebut tadi atas perlakuan saya yang kurang baik, but you should be saying sorry to me too you know.

Gue nggak boleh lagi seperti itu, harus bisa menahan emosi dan sabar di jalanan, demi keselamatan diri dan sesama pemakai jalan, dan demi saling menghormati antar sesama. Emosi emang ujung-ujungnya akan memunculkan penyesalan. Dan memang benar, seharusnya sabar itu nggak ada batasnya.

Buat para riders and drivers, please pay more attention on this R.S.A, stands for Rule Skill Attitude (taken from Yamaha Indonesia FB fan page). I’m sure everybody did knows the Rule, some many people already have the Skill, dan untuk Attitude ini yang harus semakin dijunjung tinggi, demi kebaikan dan keselamatan bersama.

About ririey2008

I'm just who i am

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s