Gue dapet ni cerita dari temen gue by email and gue gak tau dia dapet dari mana jadi gue gak bisa tulis source’nya dan untuk kali ini gue cuma mau berbagi sama kalian semua yang baca dan pastinya gue juga minta izin untuk publish tulisan ini. Here it is………….

Suatu ketika….. seorang bayi siap untuk dilahirkan ke dunia.

Menjelang diturunkannya, ia bertanya kepada Tuhan.
“Para melaikat di sini mengatakan bahwa besok Engkau akan mengirimkanku ke dunia. Tapi bagaimana cara saya hidup disana, saya begitu kecil dan lemah”, kata si bayi.

Tuhan menjawab,
“Aku telah memilih satu malaikat untukmu, ia akan menjaga dan mengasihimu”.

“Tapi di surga, apa yang saya lakukan hanyalah bernyanyi dan tertawa. Ini cukup bagi saya untuk bahagia”, demikian kata si bayi.
Tuhan pun menjawab,
“Malaikatmu akan bernyanyi dan tersenyum untukmu setiap hari dan kamu akan merasakan kehangatan cintanya dan jadi lebih berbahagia”.

Si bayi pun bertanya kembali,
“Dan apa yang dapat saya lakukan saat saya ingin berbicara kepada-Mu?”

Sekali lagi Tuhan menjawab,
“Malaikatmu akan mengajarkan bagaimana cara kamu berdo’a”.

Si bayi masih belum puas, ia pun bertanya lagi,
Saya mendengar bahwa di bumi banyak orang jahat. Siapa yang akan melindungi saya ?”

Dengan penuh kesabaran Tuhan menjawab,
“Malaikatmu akan melindungimu bahkan dengan taruhan jiwanya sekalipun”.

Si bayipun tetap belum puas dan melanjutkan pertanyaannya,
“Tapi saya akan bersedih karena tidak melihat Engkau lagi”.

Dan Tuhan pun menjawab,
“Malaikatmu akan menceritakan kepadamu tentang Aku. Dan akan mengajarkan bagaimana agar kamu bisa kembali kepada-Ku. walaupun sesungguhnya Aku selalu berada di sisimu”.

Saat itu surga begitu tenangnya sehingga suara dari bumi dapat terdengar dan sang anak dengan suara lirih bertanya,
“Tuhan… Jika saya harus pergi sekarang, bisakah engkau memberitahu siapa
nama malaikat di rumahku nanti ?”

Tuhanpun menjawab,
“Kamu dapat memanggil malaikatmu……IBU”

Kenanglah ibu yang menyayangimu
Untuk ibu yang selalu meneteskan air mata ketika kau pergi…
Ingatkah engkau, ketika ibumu rela tidur tanpa selimut demi melihatmu tidur nyenyak dengan dua selimut membalut tubuhmu.
Ingatkah engkau ketika jemari ibu mengusap lembut kepalamu ?
Dan ingatkah engkau ketika air mata menetes dari mata ibumu ketika ia melihatmu terbaring sakit?
Sesekali jenguklah ibumu yang selalu menantikan kepulanganmu di rumah tempat kau dilahirkan.
Kembalilah memohon maaf padanya yang selalu rindu akan senyumanmu.
Jangan sampai kau kehilangan saat-saat yang kau rindukan di masa datang.
Ketika ibu telah tiada…
Tak ada lagi yang berdiri di depan pintu menyambut kita,
Tak ada lagi senyuman indah tanda bahagia,
Yang ada hanyalah kamar yang kosong tiada penghuninya,
Yang ada hanyalah baju yang digantung di lemari kamarnya,
Tak ada lagi……
Dan tak akan ada lagi yang meneteskan air mata mendo’akanmu disetiap hembusan nafasnya.

Kembalilah segera…
peluk ibu yang selalu menyayangimu. ..

Ciumlah kaki ibu yang selalu merindukanmu dan berikanlah yang terbaik untuk ibu!!!!!

HAPPY MOTHER’S DAY……….

About ririey2008

I'm just who i am

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s