Kali ini sesi kedua
Semuanya berlanjut sesuai rencana,
Didalam kelas aku berfikir
Bagaimana agar ‘matematika bisnis’ ini segera berakhir..
Berdebat dengan sang dosen yang asik
Mengajukan penyelesaian dengan cara yang cerdik
Sambil menawarkan agar kelas selesai sebelum waktunya
Mengatas namakan mahasiswa yang sudah pusing kepalanya
Akhirnya tawaranku laku keras
Jam 5 lewat kami sudah keluar kelas
Nyalakan sang hitam untuk segera pulang
Siapkan diri tuk belahan jiwa tersayang…
Selepas maghrib kami berjumpa
Menjemputnya di tempat biasa
Menuju satu tempat istimewa
Tuk nyatakan sebuah rasa
Malam itu 30 April dua ribu sebelas
Sampailah kami di Taman Monas
Suasana ramai ribuan manusia
Mengiringi kami jalan berdua
Akhirnya kami duduk bersama
Setelah lelah kaki ini bekerja
Dan aku pun memulai cerita
Mengapa aku mendekatinya
gemuruh hati membuncah di dalam dada
ketika bersamanya dan slalu memikirkannya
akhirnya kalimat pamungkas pun dikeluarkan
untuk satu pernyataan dan satu pertanyaan
AKU SAYANG PADAMU…!
MAUKAH KAMU BILA AKU MENJADI PACARMU?
Lalu sang pujaan hati diam seribu bahasa
Senyap seperti tak percaya
Hanya semilir angin yang berkeliaran
Namun fikirnya kuyakin gugup tak karuan
Ku jelaskan padanya
Bahwa cintaku ini sederhana
Tulus dan indah di dalam hati
Dan kepadanya aku ingin melabuhkan hati
Kutatap wajahnya yang cantik
Kudekap jemarinya yang lentik
Kugenggam erat penuh romansa
Tangan itu satukan kami berdua
Waktu yang semakin sempit
Membuatnya harus menjawab pertanyaan yang sulit
Apapun kenyataannya
Mau tak mau harus kuterima
dan ia meng-iya-kan
menyudahi hatiku yang lama penasaran
untuk kami menjalin cinta
suka dan duka selalu bersama
setelah malam redupkan cahaya
kami putuskan untuk kembali pulang
ku genggam mesra tangannya
dan hatikupun berdendang riang
jalan setapak itu indah sekali
di bawah rerimbunan dedaunan
kami melangkahkan kaki
sambil bergandengan tangan
kugenggam erat tangannya
ia dekap lenganku
oh indahnya….
andai saja dapat kuhentikan waktu
lalu kami bergegas pergi
kaki belakang hitam tak berfungsi
ingin sedikit manja juga rupanya
dasar si motor cinta
dan segenap cerita ini
hanyalah untuk seorang Ririe…

-T-
Recent Comments